Penyebab penyakit Diabetes Tipe 2 – Diabetes tipe 2 merupakan penyakit kronis yang menyebabkan kadar gula darah menjadi cukup tinggi. Kadar gula yang tinggi ini kemudian menyebabkan gangguan pada sistem peredaran darah, saraf, dan kekebalan tubuh. Perkembangan diabetes tipe 2 dimulai ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin, hormon yang mengatur pergerakan gula ke dalam sel. Sel-sel tubuh kemudian tidak merespons insulin dengan baik dan hanya memproses sedikit gula.

Penyebab penyakit Diabetes Tipe 2

Orang tua umumnya lebih rentan terkena diabetes tipe 2. Meski begitu, ada faktor tertentu yang membuat seseorang lebih rentan terhadap kondisi ini. Berikut berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Penting untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 agar Anda dapat terhindar dari kondisi tersebut. Apalagi jika Anda memiliki riwayat keluarga diabetes tipe 2, tentunya Anda harus lebih mewaspadai faktor-faktor berikut ini:

  • Kegemukan. Kelebihan berat badan atau obesitas adalah risiko utama diabetes tipe 2. Jika Anda kelebihan berat badan, Anda harus mulai menurunkan berat badan dengan cara yang sehat untuk mencegah perkembangan diabetes tipe 2.
  • Lemak berlebih. Lemak perut yang berlebih juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Pada pria, risiko terkena diabetes tipe 2 meningkat jika memiliki lingkar pinggang di atas 101,6 sentimeter. Sedangkan bagi wanita, risikonya akan semakin meningkat jika memiliki ukuran pinggang di atas 88,9 sentimeter.
  • Kurangnya gerakan aktif. Kurangnya aktivitas justru bisa membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. Aktivitas fisik membantu mengontrol berat badan Anda. Pasalnya, saat Anda beraktivitas, tubuh akan menggunakan glukosa sebagai energi dan membuat sel lebih sensitif terhadap insulin.
  • Riwayat keluarga diabetes. Risiko diabetes tipe 2 meningkat jika orang tua atau saudara Anda mengidap diabetes tipe 2.
  • Tingkat lipid darah. Peningkatan risiko diabetes tipe 2 juga dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol baik dalam darah (HDL) dan kadar trigliserida (LDL) yang tinggi.
  • Usia. Risiko diabetes tipe 2 meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah usia 45 tahun.
  • Pradiabetes. Pradiabetes adalah kondisi ketika kadar gula darah Anda lebih tinggi dari biasanya, tetapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes. Jika tidak ditangani, pradiabetes sering kali berkembang menjadi diabetes tipe 2.
  • Diabetes gestasional selama kehamilan. Risiko Anda terkena diabetes tipe 2 meningkat jika Anda menderita diabetes gestasional saat hamil atau jika Anda melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 kilogram.
  • Sindrom ovarium polikistik. Sindrom ovarium polikistik adalah suatu kondisi yang ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebih, dan obesitas. Semua kondisi ini dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Kemungkinan terkena diabetes tipe 2 sebenarnya bergantung pada kombinasi faktor risiko, seperti gen dan gaya hidup. Meski Anda tidak bisa mengubah faktor risiko, seperti riwayat keluarga atau usia, Anda tetap bisa mencegah perkembangan diabetes tipe 2 dengan melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Pastikan Anda makan makanan yang sehat, aktivitas fisik yang teratur, dan menjaga berat badan ideal untuk mencegah diabetes dan penyakit kronis lainnya.

Gejala Diabetes Tipe 2

Tanda dan gejala diabetes tipe 2 seringkali berkembang perlahan. Seseorang bahkan bisa hidup dengan diabetes tipe 2 selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya. Gejala yang muncul biasanya ditandai dengan:

  • Sering merasa haus.
  • Sering buang air kecil.
  • Mudah lapar.
  • Penurunan berat badan yang tidak diinginkan.
  • Penglihatan kabur.
  • Luka yang sulit disembuhkan.
  • Infeksi yang sering.
  • Mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki.
  • Area kulit yang menghitam, biasanya di ketiak dan leher.

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas dan mengkhawatirkan diabetes, Anda dapat berkonsultasi ke dokter melalui aplikasi kesehatan yang banyak tersedia, atau ingin hanya sekedar bertanya Biaya Medical Check Up untuk Kerja. Tidak perlu keluar rumah, melalui aplikasi ini kalian bisa lebih mudah dan praktis berkonsultasi ke dokter sesuai keluhan Anda.

Segeralah download aplikasi kesehatan ini untuk mendapatkan penawaran Medical Check Up murah di Tangerang terbaik. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk Anda semua.