Pengaruh Ekstensi Domain Terhadap SEO – Memilih nama domain menjadi tugas penting yang wajib dilakukan sebelum membuat website. Ada banyak jenis ekstensi domain, namun ekstensi domain mana yang kira-kira memiliki pengaruh terhadap SEO? Perlu diketahui, setiap ekstensi domain mempunyai tujuan atau goals tersendiri yang bisa mewakili penggunanya. Sebagai contoh, .id menjadi ekstensi ccTLD negara Indonesia, .website menjadi ekstensi domain khusus untuk website, dan lain sebagainya.  Lantas, apakah ekstensi domain berpengaruh terhadap SEO?

Pertanyaan di atas kerap kali mewarnai kanal diskusi ketika bicara soal topik search engine optimization.  Kebingungan dan dilema itu pun semakin besar ketika pada medio tahun 2014 Google memperkenalkan konsep Local SEO, dimana domain ccTLD disebut lebih mudah untuk menembus keyword lokal di mesin pencari. Untuk menambah pengetahun sobat, pada kesempatan kali ini akan kami coba jawab pertanyaan di atas berdasarkan pengetahuan serta pengalaman kami.

Pengaruh Ekstensi Domain Terhadap SEO

Ekstensi domain memang tidak disebutkan secara langsung bisa mempengaruhi SEO sebuah website.  Namun, fakta di lapangan berbicara lain, berikut analisa yang berhasil kami temukan berdasarkan pengalaman kami sebagai penyedia layanan jasa SEO.

1.Mempengaruhi CTR (Click Through Ratio)

Anda boleh percaya atau tidak, tapi berdasarkan pengamatan kami website dengan nama domain panjang, mengandung karakter dash (-), angka, dan memanfaatkan ekstensi domain baru relatif lebih jarang terlihat di Google. Apakah fenomena tersebut sebuah kebetulan? Tidak ada yang tau, tapi kami punya teori yang cukup masuk akal untuk menjelaskannya.

Nama domain dengan ekstensi kurang populer seperti .cf, .photo, .coffee, dll jarang terlihat di halaman pertama karena mendapatkan CTR rendah ketika bersaing dengan website yang menggunakan domain TLD populer.

Seiring berjalannya waktu, hal ini memang bisa diatasi. Namun perlu waktu yang lebih panjang untuk membangun authority website dengan nama domain yang kurang dikenal agar bisa bersaing dengan domain populer.

2.Kredibilitas Di Mata Pengunjung

Seperti Anda ketahui, di antara ratusan ekstensi domain yang saat ini tersedia, ekstensi domain .com masih menjadi pemuncak klasemen dari segi jumlah pengguna. Statistik tersebut tentu berdampak pada pengetahuan serta pengalaman pengguna ketika mencari informasi di dunia maya.

Saat ini, sebagian website besar juga menggunakan ekstensi .com sebagai alamat utama. Contohnya, wikihow.com, Google.com, yahoo.com, bing.com, detik.com dan lain sebagainya. Dari segi optimasi mesin pencari, pengalaman kami juga menunjukkan bahwa ekstensi domain .com lebih mudah untuk mendapatkan ranking. Terutama jika dibandingkan dengan ekstensi TLD seperti .info, .cf, atau .me.

Di sisi lain, Google sendiri beberapa tahun lalu merilis algoritma baru bernama Google Pigeon. Salah satu fokus utama dari algoritma ini adalah memberikan value lebih untuk pengguna ekstensi domain ccTLD (Country Code Top Level Domain).

Tujuannya yakni agar pengunjung di suatu negara bisa memperoleh informasi yang relevan di mesin pencari dengan membaca website dari domain ccTLD di negara tersebut. Contohnya, jika target pembaca website Anda mayoritas orang Indonesia, maka sangat disarankan menggunakan ekstensi .id. Sementara untuk website dengan target pembaca Amerika Serikat sebaiknya menggunakan .us.

Ingat, jangan di balik ya! Karena ekstensi ccTLD akan sangat sulit untuk merangking keywords di luar negara tersebut. Tapi bukan tidak mungkin.

3.Memudahkan Adaptasi Teknologi Baru

Setiap tahun teknologi semakin berkembang sesuai tuntutan jaman. Di era baru ini salah satu teknologi yang diprediksi bakal booming adalah voice search (penelusuran suara). Tercatat sudah banyak perusahaan teknologi yang mulai mengadaptasi konsep ini. Adapun Google sendiri sudah mulai merilis fitur voice search di perangkat smartphone berbasis Android.

Ketika masuk era voice search (penelusuran suara), ekstensi domain dengan pelafalan yang mudah sedikit banyak bakal membantu sahabat Qwords untuk memenangkan persaingan. Sebagai contoh, manakah nama domain yang lebih mudah untuk diucapkan antara www.netplasa.cf atau www.netplasa.com? Mayoritas pengguna tentu lebih memilih netplasa.com.